Sunday, January 24, 2016

Tantri syalindri keluar dari grup band Kotak?

Berita Artis pilihan kali ini adalah tentang kabar keluarnya Tantri dari grup band Kotak.

Desas desus yang mengatakan bahwa Tantri vokalis grup band Kotak saat ini akan keluar terjawab sudah saat Tantri mengisi sebuah acara stasiun televisi swasta di kawasan Daan Mogot Jakarta Barat (jumat, 22-1-2016). Tantri menegaskan bahwa diri nya CUTI dari Kotak bukan keluar, ucapan Tantri itu langsung disambut sorakan lega para penggemar Kotak yang tergabung dalam wadah "Kerabat Kotak". 



Keputusan ini diambilnya sebab usia kehamilannya yang sudah memasuki usia tujuh bulan. Sebelumnya istri dari vokalis Ardha "naff" ini sempat bimbang apakah harus keluar dari Kotak demi sang anak, namun akhirnya Ia memutuskan untuk cuti saja dari grup band yang sudah bersamannya sejak 9 tahun silam ini.

"apapun yang kami alamin harus bersama" kata Chua (bass) salah satu dari kedua sahabat Tantri selain Cella (gitar). "kami harus paham semua konsekuensinya, sepahit apapun keputusan masing-masing dari kami mau enggak mau kami harus terima" imbuh Cella.

lalu siapakah yang akan mengisi posisi vokalis Kotak selama Tantri cuti?

sumber 

Sunday, January 17, 2016

AKBP Untung dimaki-maki istri usai lumpuhkan teroris ?

Berita artis indonesia yang kami pilih kali ini adalah tentang aksi heroik kepolisian Indonesia dalam membasmi teroris.



Adalah AKBP Untung Sangaji, polisi yang sangat pemberani ini melumpuhkan teroris tanpa menggunakan baju pelingung, ia mendekati begitu saja si teroris. Karena ke"gila"an nya ini Untung bahkan sempat dikira salah satu dari pelaku pengeboman pasalnya polisi yang satu ini saat kejadian menggenakan pakaian preman warna putih dan sangat dekat dengan lokasi bom. Bahkan aksinya sempat terekam kamera dan video saat menodongkan pistol kearah pelaku yang sudah dilumpuhkan.

"hanya karena kami gila, kami hantam saja..enggak ada urusan" kata nya. Untung mengatakan hanya karena ke"gila"an Ia dan rekannya Ipda Tamat maju menembaki teroris yang sedang menyerang pos polisi. 

Namun karena aksi heroiknya itu lah petaka menunggunya dirumah. Sesampai dirumah Ia dimaki-maki istri dan anak-anak nya "anak istri saya maki-maki saya kalau mati gimana ? 'saya Untung Mam, Saya milik masyarakat'" kata Untung saat hadir dalam acara diskusi "dibalik teror Jakarta" pada Sabtu 16-6-2016 lalu.

Ia mengakui tindakanya tanpa menggunakan baju pelindung itu mendapat kritikan dari Istri dan anak-anaknya, namun semua itu Ia lakukan untuk mencegah korban jatuh lebih banyak.  

sumber:

Wednesday, January 13, 2016

Tomy Winata : "bangun generasi dengan perbaikan gizi"

Berita artis pilihan kali ini tentang sumbangsih pemikiran pengusaha Tomy Winata untuk Indonesia.

Walaupun namanya banyak dikait-kaitkan dengan rencana reklamasi Teluk Benoa Bali tidak membuatnya berhenti melakukan kegiatan amal melalui Arta Graha Peduli Kasih yang dimilikinya sebagai bagian dari Arta Graha Grup yang didirikannya 



Menurut pria yang akrab dipanggil "TW" ini faktor mendasar seperti perbaikan gizi masyarakat Indonesia merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga ketahanan bangsa, karena gizi yang rendah menyebabkan seseorang akan gampang terprofokasi untuk melakukan hal yang bertentangan dengan ideologi negaranya. 

Tommy mencontohkan bagaimana sepuluh terakhir ini kerap terjadi bentrokan antar ormas, antar golongan dan antar suku di Indonesia, dan ada juga organisasi pemuda yang melakukan kegiatannya dengan membawa golok serta perkelahian fisik di ruang-ruang intelektual seperti rapat DPR. 

Program-program ekonomi kerakyatan akan berjalan dengan baik bila peningkatan gizi masyarakat sudah baik. salah satu caranya menurut Dia adalah mengurangi ekspor produk umbi-umbian, rempah-rempah dan produk alam lain agar bisa di nikmati di dalam negeri, TW mencontohkan dahulu sewaktu kecil bekal kesekolah adalah ikan teri yang bergizi namun kini ikan teri nya sudah di ekspor semua.

TW juga berharap dana-dana bantuan dari pemerintah ke masyarakat akar rumput bisa sampai ke yang membutuhkan, dana itu bisa digunakan untuk pengentasan kemiskinan, pengangguran dan pengelolaan lahan tidur. "program pro rakyat saat ini banyak, pertanyaanya nyampai gak itu?". Industri kreatif harus lebih di optimalkan karena sesuai dengan karakter dan budaya bangsa yang unik di setiap daerah, ini bisa menjadi nilai jual yang sangat tinggi imbuhnya.

sumber
jawapos
sumber gambar

Monday, January 11, 2016

Agnez jemput pebasket WIjaya Saputra usai pertandingan, ada apa gerangan?

Berita artis yang kami pilih kali ini adalah tentang hubungan cinta Agnez Mo.



Lagi-lagi Agnez bungkam ketika ditanya perihal hubungannya dengan pebasket Wijaya Saputra, pepatah "tak ada asap bila tak ada api" membuat hubungan mereka jadi sorotan, pasalnya Agnes terlihat menjemput pebasket ini usai pertandingan kemudian menggandeng erat tanggannya, jika tidak ada hubungan apa-apa lalu kenapa sampai menggandeng erat? ada apa gerangan? 

Agnez terlihat menjemput si pebasket usai pertandingan 10 Januari 2016 lalu menggenakan baju hitan dan celana pendek hitam dan menggandeng erat tangannya. Ditengah kesibukanya, walaupun tidak menonton pertandingan Agnez menyempatkan untuk menjemput sang kekasih.

Hubungan mereka saat ini sedang ramai diperbincangkan terutama sejak Agnez memasang foto mereka di akun Instagramnya. Meskipun ketika ditanya soal hubungannya Agnez selalu bungkam, namun kejadian ini menunjukkan bahwa hubungan mereka serius. Siapakah gerangan si pebasket Wijaya Saputra ini?

sumber :

Sunday, January 10, 2016

Sandiaga Uno "kualitas SDM adalah salah satu problem yang bisa menjadi ancaman ekonomi kita"

Berita Artis Pilihan kali ini adalah Sandiaga Uno, pengusaha di bidang investasi dengan nama Saratoga Investama Sedaya ini mengatakan tahun 2016 merupakan tantangan dan kesempatan bagi Indonesia untuk memperbaiki perekonomian. 



Putra pengusaha Mien Uno ini optimis pemulihan ekonomi di kawasan negara Amerika dan Eropa plus pertumbuhan di negara-negara emerging market akan memberikan angin segar bagi perekonomian nasional. Dia juga optimis paket kebjakan pemerintahan Jokowi Jk mampu membawa perbaikan bagi iklim investasi. Pria berusia 46 tahun ini memprediksi kinerja produk ekspor unggulan seperti kelapa sawit, timah, kakao, kopi, emas hingga tembaga mampu dimaksimalkan untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya dengan impor Uno meminta pemerintah mengurangi volume nya, terutama bahan pangan karena sebagai negara agraris yang kekayaan alamnya melimpah tidak seharusnya Indonesia impor bahan pangan.

Menurut pria tamatan MBA di George Washington University ini program pembangunan infrastruktur yang sedang gencar dilakukan pemerintah harus direalisasikan secara menyeluruh meliputi jalan, pelabuhan, bandara hingga kereta api karena Indonesia punya celah di sektor logistik. Selain itu infrastruktur pendukung seperti pembangkit listrik, eksplorasi minyak dan gas perlu digenjot untuk mendukung program infrastruktur lain. 

Kualitas SDM Indonesia juga harus menjadi perhatian serius pemerintah terkait dengan dibuka nya Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2016 ini. "salah satu yang problem yang bisa menjadi ancaman utama ekonomi Indonesia tahun ini adalah kualitas SDM kita" tuturnya. Mengingat kita akan bersaing dengan tenaga kerja Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand yang kualitas SDM nya diatas kita. "pemerintah harus melakukan sesuatu untuk meningkatkan kualitas SDM kita agar mampu bersaing dengan Singapura dan Malaysia" imbuhnya

Sumber:
Jawapos
Sumber gambar:
news.metrotvnews.com
Penyaji

   

  

Saturday, January 9, 2016

T.P Rachmat "the worst is already over"

"The worst is already over" (tang terburuk sudah berakhir). Begitu kata T.P. Rachmat saat ditemui Jawapos. Perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh berkurangnya ekspor komoditas ke Tiongkok karena Tiongkok sedang menmperlambat laju ekonominya karena sudah over heat akan segera berakhir. 



Apa yang menyebabkan Teddy (panggilan akrab keponakan pendiri grup astra William Soeryadjaya ini) optimis adalah pembangunan infrastruktur yang sedang gencar dilakukan oleh pemerintahan Jokowi JK saat ini. Mengapa demikian? menurut Teddy minimnya infrastruktur dan rumitnya regulasi dan birokrasi membuat para pelaku usaha harus menanggung ekonomi biaya tinggi yang menyebabkan produk Indonesia kurang memiliki daya saing saat produk asing menyerbu, imbasnya defisit neraca perdagangan semakin membesar.

"Mestinya penerimaan pajak dari booming komoditas saat ekspor besar-besaran ke Tiongkok dipakai untuk membangun insfrastruktur bukan untuk subsidi BBM" imbuhnya. Maka dari itu Ia optimis kebijakan yang tidak populer yang dilakukan Jokowi Jk akan membawa perubahan. Kebijakan pertama adalah memangkas subsidi BBM untuk dialihkan ke insfrastruktur. Kedua, Perbaikan iklim investasi melalui paket kebijakan ekonomi terutama deregulasi yang memberatkan dunia usaha. Ketiga, penetapan Peraturan Perundangan pengupahan yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Keberanian politik yang mengesampingkan popularitas seperti itu menurut Teddy sangat perlu dilakukan, struktur ekonomi Indonesia yang sedang sakit saat ini membutuhkan obat yang harus ditelan meski pahit."good times create bad policy, bad times creates good policy" (kondisi baik biasanya menciptakan kebijakan buruk, kondisi buruk biasanya menciptakan kebijakan baik). paparnya soal kebijakan subsidi BBM.

sumber
jawapos    
sumber gambar

Thursday, January 7, 2016

Irwan Hidayat : "negara ini tidak layak miskin"

Jamu Tolak Angin.. begitu kita menyebut nama ini pasti salah satu merek yang muncul dalam benak kita adalah Tolak Angin Sido Muncul, perusahaan yang dinahkodai oleh Irwan Hidayat ini terbilang sukses bahkan penjualannya sampai ke luar negeri, iya..jamu Indonesia goes to luar negeri. sumbangan pemikiran kali ini diberikan oleh Irwan Hidayat pemilik PT Sido Muncul.



"kekayaan alam yang melimpah semestinya menjadi daya saing Indonesia di kancah regional maupun global" papar pria kelahiran 23 April 1947 ini. Menurutnya pemerintah sudah berada di jalur yang benar dengan membangun banyak infrastruktur secara merata, tinggal menunggu waktu saja semua infrastruktur itu bisa digunakan.

Industri herbal di Indonesia punya posisi yang bagus karena pemerintah sudah memiliki regulasi tentang itu, kini tinggal melihat aplikasi di lapangan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. Produk herbal juga bisa menjadi salah satu pintu agar Indonesia tidak lagi mengandalkan bahan mentah saja untuk ekspor, karena bisa diolah dulu menjadi produk herbal kemudian di jual sehingga harga nya bisa lebih mahal. Namun sebelum itu, pasar dalam negeri harus dikuatkan dulu. 

Menurut bapak tiga anak ini, beberapa aturan harusnya dipermudah supaya pengusaha bisa lebih tumbuh, misalnya aturan perpajakan. Pengurusan pajak dibuat online dan cara penghitungan pajak digampangkan dibuat satu hitungan saja. Saat ini proses beli bahan baku kena pajak, setelah diproduksi dan dijual kena pajak lagi, begitu juga urusan jual-beli tanah untuk usaha dan proses perizinan setelahnya perlu dipermudah, ini juga untuk menghindari para calo dari dalam untuk "bermain". "dibuat yang lebih gampang saja" tuturnya.

Sumber :
Jawapos 
Sumber Gambar :

  . 

Monday, January 4, 2016

Ir. Ciputra "kobarkan semangat kewirausahaan!"

Hallo Separtaner dalam rangka menuju Indonesia sejahtera Jawa Pos akan memuat berita tentang Sharing dari 50 pengusaha terkemuka Indonesia tentang problem ekonomi beserta solusinya. 



Separtan akan merangkumnya untuk Anda Separtaner, yang pertama dimulai dari Ir. Ciputra. Nama ini sangat terkenal di dunia usaha, bahkan ia dijuluki Legenda Properti Indonesia. 

Ketika tim Jawa Pos menanyakan tentang permasalahan bangsa beliau menjawab "entrepreneurship-lah". Menurut Pendiri Ciputra Grup Ini (1984-Sekarang) kewirausahaan merupakan kunci untuk mengubah masa depan bangsa juga senjata ampuh untuk menaklukkan tantangan maupun krisis sehebat apapun. menurut Pak Ci (begitu sapaan akrabnya) ada empat komponen utama Dalam membangun kewirausahaan :
  1. Pemerintah yang memiliki pola pikir Entrepreneur
  2. Pendidikan kewirausahaan
  3. Pelaku bisnis inovatif
  4. Budaya Entrepreneurship
Menurut pak Ci, setiap sekolah harus menerima pembelajaran entrepreneurship dan harus ada inkubator bisnis disetiap perguruan tinggi. Beliau sangat corncern pada dunia pendidikan yang diwujudkan dengan mendirikan Universitas Ciputra yang mengajarkan tentang kewirausahaan, disitu diajarkan setelah lulus akan membuka usaha apa, bukan akan mencari kerja dimana.

Pengusaha yang memiliki 4 anak dan 9 cucu ini memaparkan ada tiga sumber utama penciptaan pengusaha baru di Indonesia : 
  1. Melalui Perguruan Tinggi, setiap tahun ada sekitar 1 juta lulusan dari sekitar 3.485 PT. Bila setiap PT mampu mencetak sedikitnya 10% saja lulusannya menjadi entrepreneur dan masing-masing bisa menciptakan 3 lapangan kerja baru maka ada 400.000 lapangan kerja baru per tahun yang setara dengan 1% pertumbuhan ekonomi.
  2. Melalui sekolah-sekolah menengah kejuruan yang murid-muridnya memiliki potensi untuk dididik menjadi entrepreneur.
  3. Melalui tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berwawasan global terlatih bekerja diluar negeri dan memiliki tabungan. sejak 2010 pak Ci sudah melakukan pemberdayaan terhadap buruh migran di Singapura, Hongkong dan Korsel untuk mewujudkan TKI entrepreneur.
Suami Dian Sumeler ini menyampaikan untuk menjadi pengusaha jangan takut gagal, tidak ada yang tanpa gagal, begitu juga yang dialami beliau saat krisis 1998. Untuk sukses, seseorang harus punya tiga hal yaitu : 
  1. Integritas atau kejujuran, utang harus dibayar, saat bangkrut beliau mendatangi semua kreditor dan meminta kelonggaran waktu pembayaran, kontraktor dibayar dengan tanah. integritas tidak bisa dibeli, katanya.
  2. Profesionalisme, keahlian dalam bidang yang ditekuni.
  3. Entrepreneurship yang berkaitan erat dengan inovasi.
Pak Ci sering mengatakan entrepreneur itu adalah yang mampu mengubah sampah menjadi emas dengan cara yang jujur, profesional dan inovatif. "Saya senang kalau ada karyawan yang bikin usaha, saya dukung penuh" paparnya. Lingkungan turut berperan dalam membentuk jiwa wirausaha, pak Ci menceritakan dirinya lahir dari keluarga pedagang. Lahir dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio yang memiliki rumah sekaligus toko kelontong di desa Bumbulan, provinsi Gorontalo, sejak dini dia bernafas dalam atmosfer entrepreneurship.

Jalan hidup memang seringkali tidak mudah, di usia 12 tahun ayahnya wafat, toko kelontong ditutup tentara Jepang, kehidupan keluarga berubah drastis menjadi miskin. Untuk menjaga asap dapur mengepul Ci kecil melakukan pekerjaan menjaga ladang dan berburu. Saat berkuliah di ITB Dia berdagang batik, di tingkat 4 bersama dua rekan pak Ci mendirikan perusahaan konsultan, namun setelah tamat sekolah arsitek beliau justru tidak menjadi arsitek karena menurutnya arsitek hanya menunggu pekerjaan, beliau memilih menjadi developer yang menciptakan pekerjaan.

Hasrat menciptakan pekerjaan inilah yang membawanya ke PT Pembangunan Jaya, perusahaan joint venture Pemda DKI Jakarta, dan proyek prestisius pertamanya adalah Taman Imian Jaya Ancol. Kemudian Dia mendirikan Metropolitan Group bersama dengan pengusaha bertangan dingain lain Liem Sioe Liong, Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad.

Lalu dia membangun proyek elit Pondok Indah dan BSD, selanjutnya bisnis pak Ci makin menggurita mulai hunian, hotel, pusat wisata, hingga kawasan wisata di seluruh wilayah Indonesia. Kepemimpinan bisnisnya kini dialihkan ke generasi kedua (anak-anak dan menantu) Rina Ciputra-Budiarsa Sastrawinata, Junita Ciputra-Harun Hajadi, Candra Ciputra dan Cakra Ciputra.

Sumber Tulisan :
Jawa Pos
Sumber Gambar :