Saturday, April 30, 2016

Sinopsis film "Ada Apa Dengan Cinta 2"

Untuk angkatan kelahiran 70 dan 80 an, film Ada Apa Dengan Cinta pasti tidak asing lagi di telinga mereka, wajar saja ditengah kondisi perfilman Indonesia saat itu film ini mengubah paradigma terhadap film Indonesia yang terkesan membosankan menjadi sebuah film yang ditunggu-tunggu.

Kali ini para Separtaner akan Admin bagikan sinopsis film Ada Apa Dengan Cinta 2, Film yang masih dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga) ini masih bercerita seputaran kisah cinta Rangga dan Cinta. Film yang disutradarai oleh Riri Riza, dengan penulis naskah Prima Rusdi dan produser Mira Lesmana ini tidak akan menceritakan kembali proses perkenalan dan percintaan antara Rangga dan Cinta seperti di film pertama, dan kabarnya film ini akan dimulai dengan sekuel pulangnya Rangga dari luar negeri.

Walaupun sinopsis film ini belum dibocorkan sepenuhnya oleh Mira Lesmana namun beliau memastikan bahwa kisah cinta di film Ada Apa Dengan Cinta 2 ini akan dibuat lebih dewasa. Bahkan kisah asmara mereka akan dibuat sangat berbeda dengan kisah di film pertama. Penasaran dengan film ini kan? ayo saksikan di bioskop kesayangan Anda.



Sumber 


Monday, April 4, 2016

Hati-hati menggunakan Kartu ATM agar uang Anda aman.

Saat ini berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan uang, baik dengan cara yang sesuai hukum maupun dengan cara yang melanggar hukum, dalam bahasa lain dengan cara halal atau haram. Salah satu cara yang tidak benar ini adalah dengan membobol atau mencuri uang dari rekening Bank seseorang. Bagaimana caranya?

Salah satu cara yang sering digunakan adalah dengan memindai data nasabah Bank kemudian membuat kartu duplikasinya. Data nasabah diambil dengan dua cara yaitu melalui orang di dalam Bank dan atau rekanan Bank, dan melalui cara memasang "alat pembaca data kartu" yang dipasang di Electronic Data Chapter (EDC) yang merupakan sebuah alat untuk bertransaksi menggunakan kartu ATM atau Kartu Kredit. Nah, melalui alat pembaca kartu ini bisa didapat nomor kartu, nomor pin dan nomor rekening nasabah.

Setelah data didapat, pelaku melanjutkan dengan membuat kartu duplikat yang bahannya sangat mudah didapat untuk kemudian melakukan transaksi seperti biasa seolah-olah pemilik kartu. wow, hebat bukan.. dari kejadian ini pihak kepolisian menganjurkan untuk tidak bertransaksi menggunakan kartu ATM di lokasi-lokasi yang tidak meyakinkan

sumber