Monday, June 20, 2016

Intip Film Terbaru Nicholas Saputra Tentang Gajah Sumatera yuukk!!

Berita artis pilihan kali ini menyorot aktor kawakan Nicholas Saputra. Setelah sukses menghidupkan kembali tokoh Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2 atau AADC 2, saat ini aktor tampan berdarah Jawa Jerman ini sedang sibuk dengan film terbarunya berjudul Save Our Forest Giants. Film tersebut merupakan film dokumenter pendek yang ia garap bersama Delegasi Uni Eropa. Film pendek ini menceritakan tentang kondisi dari ekosistem dan habitat gajah yang semakin memburuk, baik karena semakin sempitnya wilayah habitat hingga virus yang menyerang kawanan gajah tersebut. Latar belakang film pendek ini sendiri di Unit Tanggap Konservasi Tangkahan, Sumatera Utara.

Dalam peluncuran film dokumenter Save Our Forest Giants di Jakarta, Minggu, 19 Juni 2016 Nicholas mengaku demi kelancaran film dan kecintaannya pada gajah, ia bahkan bersedia untuk bolak-balik ke Tangkahan sebanyak 2-3 kali dalam setahun sejak tahun 2006.  Adapun tujuan digarapnya film ini Nicholas berharap agar film ini nantinya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak memburu gading gajah untuk diperjualbelikan serta mendorong adanya penelitian mengenai virus herpes baru, EEHV, yang diduga menjadi penyebab kematian pada gajah muda. Selain itu film ini juga bertujuan untuk memperkenalkan serta mempromosikan Tangkahan yang saat ini telah menjadi tempat wisata eco-tourism.

"Saya melihat perubahan yang ada di Tangkahan juga bisa menjadi contoh bagi tempat lain di Indonesia. Saat ini terutama pada saat hari libur, sekitar 10.000 orang yang datang berkunjung ke Tangkahan dan melihat kehidupan alam di sana. Ini bisa menjadi potensi yang sangat baik dan patut untuk didukung," kata Nicholas.

Seperti yang diketahui pembaca berita artis pilihan bahwa sebelum Tangkahan menjadi tempat wisata eco-tourism, dahulu masyarakatnya memanfaatkannya untuk kegiatan illegal seperti pemburuan dan illegal logging. Namun saat ini telah banyak berubah, masyarakat  memilih untuk menjadi tour guide dan  mendukung kegiatan eco-tourism. Selain ramah lingkungan, kegiatan eco-tourism juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Uni Eropa bekerjasama dengan pemerintah Indonesia telah berjuang untuk melindungi wilayah hutan Aceh dan Sumatera Utara sejak 20 tahun terakhir melalui berbagai proyek konservasi yang memiliki  total lebih dari 50 juta euro.



Sumber tulisan:

Sumber gambar:
https://www.cermati.com/artikel/10-artis-indonesia-terkaya-saat-ini?setLocale=en#

No comments:

Post a Comment