Friday, July 1, 2016

Arya...Bocah Asal Karawang Ini Dijuluki “The World’s Fattest Boy” Oleh Media Asing

Berita artis pilihan kali ini menyorot bocah laki-laki yang saat ini menjadi buah bibir dunia. Bocah ini bernama Arya Permana berusia 10 tahun asal Cipurwasari, Karawang, Jawa Barat. Dunia menyorotinya karena di usianya yang tergolong anak-anak Arya memiliki berat badan yang tidak lazim yaitu 192 kg. Padahal berat badan anak seusianya biasanya hanya 20 hingga 25 kg saja. Sangking besarnya, beberapa media asing menjuluki Arya sebagai “The World’s Fattest Boy”.

Akibat obesitas parah yang Arya derita ini, saat ini ia terpaksa harus putus sekolah lantaran kesulitan untuk bergerak apalagi berjalan menuju ke sekolahnya. Orang tua Arya juga mengaku kesulitan memperoleh ukuran baju yang muat untuk anak lelakinya tersebut. Alhasil Arya tiap hari hanya mengenakan sarung. Bahkan untuk mandi orang tua arya telah menyiapkan kolam ukuran kecil khusus di rumahnya.

"Dia selalu kelelahan dan mengeluh sesak napas. Dia hanya makan dan tidur dan ketika ia belum melakukan keduanya, ia menuju bak mandi dan berendam selama berjam-jam," Kata ibu Arya, Rokayah Somantri.

Agar Arya tidak sesak nafas, saat tidur ia harus menyandarkan kepalanya di dinding. Akibatnya posisi tidurnya yang tak lazim tersebut di bagian dahi Arya mengalami memar permanen.

Saat ini orangtua Arya mencoba mengganti menu harian Arya. Sebelumnya Arya mengkonsumsi nasi putih, sekarang nasi putih tersebut beralih menjadi nasi merah untuk memperlambat kenaikan bobot Arya.

Sebagai upaya menyelamatkan nyawanya, selain menyarankan Arya untuk melakukan diet ketat, dokter juga menyarankan Arya untuk diperiksa lebih intensif di rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya.  Tetapi orangtua Arya yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengaku mengalami kesulitan secara finansial untuk kehidupan sehari-hari, apalagi untuk membayar biaya perawatan dan pengobatan Arya. Kedua orang tua Arya berharap Arya dapat normal seperti anak seusianya.

"Saya berharap anakku bisa bersekolah dan bermain lagi dengan anak-anak tetangga lainnya seperti dulu." Harap Rokayah.

Di bulan Ramadhan seperti saat ini, Arya tetap berpuasa walau hanya setengah hari seperti anak-anak pada usianya. Rokayah bercerita beberapa hari lalu Arya pernah puasa penuh dari pagi hingga magrib namun ia mengeluh sakit perut. Ini membuat Rokayah khawatir, akhirnya Arya kembali puasa setengah hari.




Sumber berita:
Sumber Gambar:
http://www.wowkeren.com/images/news/bocah-berbobot-192-kg.jpg

No comments:

Post a Comment