Saturday, January 19, 2019

Body shaming, Memangnya Harus?


Body shaming, Memangnya Harus?

“ko kamu gendutan ya?” “kamu kurus banget sih” “coba deh kamu tinggi sedikit lagi aja” “pipi kamu kalo makin chubby mirip banget sama bakpau”

Perkataan itu terdengar umum dan sering sekali kita jumpai dimana-mana saat kita sedang bersama teman yang sudah lama tidak berjumpa dengan kita. Tahukah kalian jika kalimat sapaan candaan tersebut dapat berimbas kepada kepercayaan dirinya? Fenomena ini disebut juga dengan body shaming dimana seseorang mengkritik buruk penampilan seseorang yang tentunya membuat seseorang yang terkena komentar tersebut menganggap dirinya kurang sempurna. Masalah ini biasanya lebih sering dialami oleh remaja perempuan yang ingin tampil menarik tentunya, kemudahan pengaksesan informasi melalui media ini membuat seseorang remaja perempuan lebih mementingkan penampilan fisik seperti bentuk tubuh,berat badan,tinggi dan style yang mereka ikuti, dengan role model yang telah mereka ikuti yang sesuai dengan kriteria body image yang mereka sukai. Dengan adanya body image ini seseorang akan terpacu untuk memenuhi keinginan tersebut namun, tidak hanya remaja perempuan saja yang memiliki body image remaja laki – laki juga memiliki ketertarikan untuk terus melatih otot – otot mereka.



Sebelumnya, apa itu Body image? Body image merupakan gambaran yang dimiliki seseorang mengenai dirinya sendiri sebagai makhluk yang mempunyai fisik, fisik yang dimaksud disini adalah bentuk tubuh seorang remaja, karena pada masa remaja, seorang akan mengalami pubertas, dimana kita ketahui ketika seorang remaja harus siap menerima perubahan pada dirinya,Burn (1993:189). Maka dapat disimpulkan bahwa remaja akan berusaha  menjadi yang terbaik dengan menghalalkan segala cara walaupun dengan melalui operasi untuk mengubah salah satu bagian tubuhnya. Cash dan Prizinsky (2002) menyebutkan ada empat faktor yang dapat memengaruhi perkembangan citra tubuh seseorang, yaitu sosialisasi kebudayaan, pengalaman interpersonal, karakteristik, dan kepribadian. 

Jika seseorang yang mempunyai kepribadian minder,pemalu jika mendapatkan komentar negatif tentunya akan mempersulit mereka lebih membuka diri dengan lingkungannya. Mereka akan merasa putus asa dengan tubuh yang mereka miliki, dan tidak menonjolkan sisi unik mereka yang lain. Bayangkan saja, kita sudah berusaha merawat tubuh kita dengan sebaik mungkin, tetapi tiba- tiba orang lain mengatakan bahwa kita ini kurang memperhatikan diri kita sendiri pastinya akan membuat kita terpacu untuk mencari cara kita untuk dapat layak dipandang dan mempunyai eksistensi di dalam masyarakat.